3 Kekalahan George Foreman Paling Memalukan Sepanjang Sejarah

George Foreman bukanlah nama yang tersebut asing bagi para pecinta tinju. Sosoknya di area masa lalu merupakan petinju yang digunakan tangguh di tempat kelas berat kemudian kerap kali bertarung memperebutkan gelar kejuaraan juara bersatu dengan Muhammad Ali lalu Evander Holyfield .
Sepanjang karier tinjunya, Foreman telah lama mengungguli berbagai penghargaan mulai dari WBA, WBC, hingga IBF. Bahkan ia sempat menjadi petinju tertua sepanjang sejarah yang tersebut berhasil menjadi juara dunia kelas berat ketika berada di tempat usia 45 tahun.
Terlepas dari berbagai rekor dan juga prestasi yang mana dimiliki, Foreman yang digunakan telah terjadi melakoni 81 pertandingan, tercatat mengalami lima kekalahan.
Beberapa kekalahan Foreman ini didapat ketika menghadapi musuh-musuh tangguh seperti Muhammad Ali, lalu Evander Holyfield. Namun ada tiga kekalahan yang tersebut didapat dari petinju yang dimaksud kurang dikenal, berikut ini nama-namanya.
3 Kekalahan George Foreman Paling Memalukan
1. Kalah dari Tommy Morrison
Laga antara George Foreman dengan Tommy Morrison terjadi pada tahun 1993 silam, di tempat Thomas & Mack Center, Las Vegas, di perebutan peringkat juara WBO.
Morrison sendiri kala itu dikenal sebagai petinju yang mana cukup matang di dalam kelas berat dengan rekor 36 kemenangan juga 1 kekalahan. Sedangkan Foreman diunggulkan sebab memiliki lebih lanjut berbagai pengalaman dengan total 76 pertandingan.
Sayangnya Big George justru harus tunduk oleh lawannya serta kehilangan kesempatan mengungguli sabuk WBO.
2. Kalah dari Shannon Briggs
Kekalahan dari Shannon Briggs ini menghasilkan Foreman harus berhenti lalu pensiun dari kariernya sebagai petinju. Laga keduanya dijalankan pada tahun 1997 di dalam Trump Taj Mahal, Atlantic City.
Dimana pada ketika itu Foreman yang mana telah terjadi berusia 48 tahun dengan rekor 76-4, harus berhadapan dengan Briggs yang mana masih berusia 25 tahun dengan rekor 29-1.
Stamina yang telah mulai habis memang benar menghasilkan berbagai orang memprediksi Foreman akan kalah. Setelah pensiun sebagai pemain tinju, Foreman beralih profesi dengan menekuni bidang usaha barunya.






