Konsumen Mobil Listrik Naik, Titik SPKLU Siap Terus Ditambah

JAKARTA – PT PLN kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pengembangan juga peralihan ke energi hijau di area Indonesia lewat jadwal Industri Media Roundtable yang dilaksanakan sama-sama empat startup; Maka Motors, Dayagreen, Gree serta 360E dari acara akselerator Connext Powered by PLN.
Program ini bertujuan untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan sektor EV kemudian pembaharuan teknologi dalam bidang green distributed power generation sekaligus menegaskan peran PLN sebagai pemangku kepentingan di mempercepat adopsi teknologi EV serta energi terbarukan di area Indonesia melalui kolaborasinya dengan startup lokal.
Seiring dengan meningkatnya perhatian dunia terhadap inovasi iklim, Indonesia berada dalam mempercepat transisi menuju habitat energi hijau. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pesat sektor kendaraan listrik (EV) yang dimaksud menjadi salah satu pilar utama pada upaya transisi menuju energi yang lebih besar ramah lingkungan. Tren ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mana berjanji untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tempat tahun 2060,
Salah satu tantangan utama di pengembangan kendaraan listrik adalah melakukan konfirmasi infrastruktur pendukung tersedia secara memadai. PLN mengambil langkah proaktif untuk menjawab tantangan ini, sebagaimana yang tersebut disampaikan oleh Ririn Rachmawardini – EVP Divisi Pembangunan Barang Niaga
“Saat ini, jumlah keseluruhan unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di dalam Indonesia sudah pernah mencapai 2.667 unit juga diproyeksikan akan terus bertambah hingga penghujung tahun ini. Dalam upaya akselerasi perkembangan biosfer kendaraan listrik dalam Indonesia, PLN siap berusaha mencapai sebanyak 1.100 SPKLU tambahan pada tahun 2025 mendatang,” ungkapnya.
Melalui penambahan jumlah keseluruhan SPKLU, langkah ini bertujuan untuk menghurangi kemungkinan antrean kendaraan listrik yang digunakan ingin mengisi daya. Selain itu, dengan menambahkan jumlah total SPKLU dalam berbagai wilayah Indonesia juga diyakini mampu mempercepat perkembangan biosfer kendaraan listrik secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Abdan Hanif Satria – EVP Penguraian Bisnis Korporat serta Pengembangan Usaha mengungkapkan “PLN tak hanya sekali berperan sebagai fasilitator, tetapi juga pemimpin di mempercepat pengembangan teknologi kendaraan listrik lalu energi terbarukan. Dengan menggandeng startup inovatif, kami ingin memverifikasi bahwa lingkungan energi hijau di dalam Indonesia terus mengalami perkembangan dengan solusi yang tersebut progresif lalu berkelanjutan,” ungkapnya.
Langkah strategis PLN ini tentu memberikan ruang bagi startup untuk tumbuh sekaligus memperkuat inisiatif energi hijau yang dimaksud lebih lanjut luas.
Salah satu kontestan Startup, Raditya Wibowo, pimpinan Maka Motors, menyatakan “Saat ini, salah satu tantangan utama yang tersebut kami hadapi adalah menciptakan produk-produk kendaraan listrik yang tersebut tak hanya saja hemat energi, tetapi juga mempunyai performa unggul. Kami yakin kolaborasi dengan PLN menjadi kunci strategis pada mempercepat adopsi kendaraan listrik pada Indonesia. Support ini memberikan kami ruang untuk berfokus pada pengembangan teknologi yang digunakan efisien lalu sesuai dengan permintaan pangsa lokal,” ungkapnya.
Selain kendaraan listrik, fokus pada energi terbarukan menjadi elemen penting di menciptakan lingkungan yang inklusif kemudian merata. Teknologi seperti green distributed power generation menghadirkan peluang untuk menggalang keinginan energi pada tempat terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Dengan pendekatan ini, lingkungan energi yang digunakan lebih tinggi hijau kemudian berkelanjutan dapat dibangun.
Salah satu langkah strategis yang tersebut akan dijalankan PLN Icon Plus adalah memulai pembangunan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di dalam Bali dengan skala besar yang mana bertujuan untuk mencapai efisiensi pemakaian listrik hingga 75%. Pengaplikasian teknologi ini tidaklah semata-mata akan membantu mengempiskan jejak karbon, tetapi juga memberikan alternatif energi yang digunakan lebih lanjut bersih dan juga efisien bagi bidang di area Indonesia.
Irwan Sukma – Chief Operating Officer 360E menambahkan, “Green distributed power generation adalah solusi penting untuk transisi energi yang merata. Sinergi dengan PLN membuka potensi besar untuk menghadirkan solusi berbasis energi terbarukan yang dimaksud dapat diimplementasikan di dalam berbagai wilayah Indonesia,” ungkapnya.






