Masih Ada Kesempatan, Pebisnis Muda Segera Daftar The Gade Sociopreneurship Challenge 2024

JAKARTA – Pegadaian kembali menyelenggarakan The Gade Sociopreneurship Challenge (TGSC) 2024, wadah kompetisi bagi siswa Indonesia untuk mempresentasikan ide-ide kegiatan bisnis inovatif mereka itu untuk menjawab tantangan sosial sekaligus menggerakkan perkembangan kewirausahaan berkelanjutan. Pendaftaran telah dilakukan dibuka mulai 10 September 2024 hingga 29 Oktober 2024.
TGSC 2024 merupakan bagian dari inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG) PT Pegadaian yang tersebut selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya nomor 4 dan juga 8, yakni Pendidikan Berkualitas serta Pekerjaan Layak lalu Pertumbuhan Ekonomi.
Kegiatan ini akan berlangsung melalui beberapa tahapan penting. Sepuluh kelompok terbaik akan dipilih melalui proses seleksi ketat oleh para ahli, kemudian merekan akan mendapatkan mentoring dan juga bimbingan secara langsung dari praktisi lapangan usaha kemudian akademisi di dalam bidang kewirausahaan sosial.
Kemudian, para finalis akan mempresentasikan ide bidang usaha merek di pertemuan pitching yang mana akan diselenggarakan pada November 2024.
Direktur Jaringan, Operasi, juga Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah menyampaikan, pihaknya ingin mengembangkan generasi sociopreneur.
“Melalui tantangan ini, PT Pegadaian ingin memberdayakan generasi sociopreneur berikutnya. Kami percaya bahwa ide-ide kreatif dari pemuda dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan sosial kemudian lingkungan yang tersebut kita hadapi pada waktu ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk merancang masa depan Indonesia.
“Program ini tak semata-mata tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang merancang masa depan yang lebih besar baik serta inklusif bagi Indonesia,” ucapnya.
Sejak dimulainya TGSC pada 2023, acara ini sudah berhasil menjaring 516 partisipan dari berbagai universitas pada Indonesia, dengan cakupan 75 perguruan tinggi juga 46 kota/kabupaten.
Proyek-proyek yang digunakan diajukan mencakup berbagai sektor penting seperti kesehatan, lingkungan, serta pengembangan ekonomi, dengan lebih besar dari 54 persen proyek berfokus pada pembaharuan yang menggalakkan peningkatan perekonomian lokal.






