Nasional

Kisah Perwira Terbaik Kopassus Kapten RA Fadillah Gugur Ditembak Musuh pada Palagan Pertempuran

JAKARTA – Tak berbagai yang digunakan mengenal nama Kapten Inf. R.A Fadillah. Namun bagi prajurit Korps Baret Merah Kopassus , nama yang dimaksud merupakan orang ksatria sejati pembela Ibu Pertiwi. Dalam pertempuran hebat menumpas pemberontakan bersenjata di dalam Lubuk Jambi, Riau pada 2 April 1958 Kapten R.A Fadillah gugur ditembak musuh.

Karena keberaniannya di dalam palagan pertempuran, nama Kapten R.A Fadillah kemudian diabadikan sebagai nama jalan dalam Makopassus Cijantung, Ibukota Timur dan juga Pusdiklatpassus Kopassus, Batu Jajar, Bandung, Jawa Barat.

Dikutip pada buku ‘Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus’, Kapten RA Fadillah yang miliki nama lengkap Raden Achmad Fadillah Tjitrokusumo merupakan perwira Resimen Para Komando Angkatan Darat atau RPKAD (kelak menjadi Kopassus) yang diterjunkan di operasi penumpasan pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia atau PRRI. Komunitas pemberontak ini dideklarasikan Letkol Ahmad Husein pada 15 Februari 1958 di area Padang, Sumatera Barat.

“Maklumat pembentukan PRRI kemudian disertai lalu didukung oleh daerah-daerah lain, seperti Permesta pada Sulawesi Utara yang mana selanjutnya memutuskan hubungan dengan pemerintah pusat,” tulis buku yang disebutkan disitir Hari Sabtu (25/1/2025).

Sejak usia 16 tahun, RA Fadillah telah malang melintang terlibat di berbagai palagan pertempuran sebagai pejuang kemerdekaan. Mulai dari pelucutan senjata militer Negeri Matahari Terbit pada 1945 hingga pengusiran penjajah Belanda ketika Agresi Militer Militer Belanda I pada 21 Juli hingga 5 Agustus 1947. Termasuk ketika Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1949.

RA Fadillah mengawali karier militernya di area pasukan elite TNI AD pasca lulus Sekolah Kader dan juga Pendidikan Tenaga Pelatih Inti Korps Komando Angkatan Darat (KKAD) yang digunakan sekarang bernama Kopassus. Letda RA Fadillah merupakan prajurit yang mendapat gemblengan keras di area bawah pembimbing sekaligus Komandan pertama Kesko TT III Pertama sekarang bernama Danjen Kopassus Mayor Mochammad Idjon Djanbi.

Kisah Perwira Terbaik Kopassus Kapten RA Fadillah Gugur Ditembak Musuh pada Palagan Pertempuran

Dikutip dari laman resmi Puspen Kopassus, Indonesia yang digunakan kala itu baru merdeka mengalami guncangan lantaran aksi pemberontakan bersenjata yang mana dijalankan oleh PRRI. eksekutif yang tersebut mengamati PRRI sebagai aksi separatism kemudian memerintahkan TNI untuk meredam kelompok bersenjata ini.

Related Articles

Back to top button