KemenP2MI sinergi dengan PP Muhammadiyah bangun sistem tata kelola PMI

Ibukota – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesi (KemenP2MI) resmi bekerja sejenis dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk memulai pembangunan sistem tata kelola pekerja migran Indonesi yang tersebut tambahan baik.
“Kami ingin memulai pembangunan sistem yang digunakan lebih lanjut baik di konteks sistem tata kelola pekerja migran Negara Indonesia di kementerian ini,” ujar Menteri P2MI Abdul Kadir Karding pada waktu melakukan penandatanganan MoU dalam kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, di siaran pers KemenP2MI pada Rabu.
Karding menjelaskan bahwa nantinya PP Muhammadiyah akan berperan penting pada proteksi lalu pemberdayaan pekerja migran Nusantara dengan memberikan pendampingan sejak dalam pelatihan di konteks psikologis juga pemahaman keagamaan.
Selain itu, berbagai anak-anak pekerja migran yang digunakan miliki akses terbatas melawan pendidikan, lalu Menteri Karding mengupayakan PP Muhammadiyah untuk membantu di hal tersebut.
Karding juga memohon PP Muhammadiyah untuk membantu purna-pekerja migran Indonesia pada hal wirausaha.
“Bahwa mereka kembali ini sangat jauh lebih banyak baik daripada sebelum beliau bekerja, artinya pendampingan wirausaha, pendampingan manajemen, pendampingan psikologis,” kata Karding.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengungkapkan pihaknya selalu ingin berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
“Selalu ingin berkontribusi untuk kemajuan bangsa juga negara secara spesifik merintis langkah-langkah pemberdayaan masyarakat khususnya untuk pekerja migran Indonesia,” kata Ketum Haedar Nashir.
Kami ambil tentu dari hulunya lewat sosialisasi, kemudian pembekalan pengetahuan, keterampilan sekaligus juga hal-hal yang dimaksud dipandang diperlukan bagi calon-calon pekerja migran, tambahnya.
Selain MoU, dilaksanakan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dirjen Pemberdayaan KemenP2MI Muh. Fachri dengan Ketua Majelis Pemberdayaan Komunitas PP Muhammadiyah Nurul Yamin.
Artikel ini disadur dari KemenP2MI sinergi dengan PP Muhammadiyah bangun sistem tata kelola PMI





