Bandara Soetta layani 3,5 jt penumpang selama angkutan mudik Lebaran

Tangerang – PT Angkasa Pura Tanah Air (InJourney) Kantor Pusat Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatatkan sebanyak-banyaknya 3.559.461 warga penumpang penerbangan telah lama dilayani selama masa angkutan mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Dimana, masa angkutan itu dimulai sejak periode Lebaran yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.
"Selama periode tersebut, Bandara Soekarno-Hatta mencatatkan data melayani sejumlah 3.559.461 penumpang, jumlah agregat ini naik 7,9 persen dibandingkan tahun 2024 yang digunakan mencatatkan 3.298.574 penumpang," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Unit Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Dwi Ananda Wicaksana di dalam Tangerang, Minggu.
Menurut dia, selama angkutan Lebaran ini, terbentuk peningkatan total penumpang kemudian pergerakan pesawat.
Hal yang disebutkan didorong oleh periode libur Lebaran yang tersebut lebih banyak panjang sehingga mobilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan udara meningkat.
Selain itu, kenaikan jumlah total penumpang ini menunjukkan tingginya aktivitas penerbangan pada masa arus mudik dan juga arus balik tahun ini, yang digunakan tersebar merata hampir pada seluruh terminal keberangkatan lalu kedatangan, baik domestik maupun internasional.
"Seiring dengan meningkatnya jumlah agregat penumpang, pergerakan pesawat di dalam Bandara Soekarno-Hatta juga mengalami perkembangan selama periode angkutan lebaran tahun 2025," katanya.
Tercatat sebanyak 23.476 pergerakan pesawat terbentuk sepanjang periode tersebut, atau naik sekitar 1,7 persen dibandingkan periode angkutan lebaran sebelumnya.
Kenaikan ini mencerminkan intensitas operasional yang tersebut permanen terjaga dengan baik ke berada dalam tingginya aktivitas penerbangan.
Kondisi operasional selama periode lebaran juga berjalan baik dengan capaian On Time Performance (OTP) sebesar 73 persen.
Cuaca ekstrem yang tersebut terbentuk ke beberapa wilayah tak berdampak signifikan terhadap kelancaran penerbangan ke Bandara Soekarno-Hatta, sehingga pelayanan terhadap penumpang tetap optimal.
"Kami mengucapkan terima kasih menghadapi kerja keras seluruh insan bandara, kolaborasi dengan stakeholder, dan juga kepercayaan para penumpang sehingga operasional dalam Bandara Soekarno-Hatta dapat berjalan aman, nyaman, serta terkendali sepanjang masa angkutan lebaran tahun 2025 ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Dwi menambahkan bahwa koordinasi intensif, penerapan skenario layanan, dan juga pemantauan 24 jam melalui posko angkutan lebaran bermetamorfosis menjadi kunci keberhasilan pada mempertahankan kelancaran arus mudik kemudian arus balik.
"Kami juga secara konsisten melakukan evaluasi harian kemudian menyesuaikan permintaan pelayanan di lapangan agar terus responsif terhadap dinamika yang tersebut terjadi. Dan dengan selesainya periode angkutan lebaran tahun 2025, kami resmi menyembunyikan operasional Posko Terpadu pada sabtu ini," tutur dia.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta berazam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan lalu operasional bandara dari bervariasi aspek, demi memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna jasa.
Inovasi, peningkatan infrastruktur, juga optimalisasi koordinasi antar pihak akan terus bermetamorfosis menjadi fokus utama pada melayani mobilitas penumpang ke bandara.
Artikel ini disadur dari Bandara Soetta layani 3,5 juta penumpang selama angkutan mudik Lebaran






