Bermodal Smartphone, Konten Kreator TikTok Ini adalah Mampu Bangun Rumah lalu Berkontribusi untuk Lingkungan

BEKASI – Konten kreator saat ini menjadi profesi yang tersebut banyak diminati Gen-Z, generasi yang digunakan lahir antara 1997-2012. Tidak semata-mata menawarkan kebebasan berkreativitas, konten kreator juga mempunyai kemungkinan penghasilan yang tersebut menjanjikan.
Salah satu sosok inspiratif yang mana membuktikan kesuksesan dapat diraih melalui kreativitas lalu konsistensi dengan menjadi konten kreator TikTok adalah Ahmad Maulana Iqbal. Di usia yang mana baru 22 tahun, pria yang tersebut akrab disapa Iqbal ini telah dilakukan memiliki 158,8 ribu pengikut di dalam TikTok melalui akun Jelajah Rambut (Jem-But).
Akun ini dikenal dengan review brutal komoditas skincare juga haircare. Keberanian Iqbal di menciptakan review atau menyuarakan pendapatnya secara jujur mampu menarik perhatian rakyat serta menciptakan komunitas yang tersebut loyal.
Keberanian Iqbal pada memberikan ulasan jujur menjadi daya tarik utama akun Jelajah Rambut. Namun, ia tidak ada hanya saja fokus pada kritik, melainkan juga memberikan edukasi tentang cara merawat epidermis lalu rambut secara benar. “Banyak orang salah memilih komoditas lantaran kurang informasi. Saya ingin membantu dia menemukan yang digunakan terbaik untuk diri mereka,” jelas Iqbal.
Iqbal sebenarnya baru memulai perjalanan sebagai konten kreator TikTok pada Juli 2023. Hanya berbekal smartphone, lulusan SMAN 1 Muara Gembong ini berhasil mengembangkan akunnya di dalam TikTok dengan cepat.
“Saat itu saya semata-mata punya smartphone, tapi saya percaya bahwa konten yang autentik akan setiap saat menemukan audiensnya. Konsisten memunculkan video yang digunakan relevan dan juga informatif akhirnya membuahkan hasil. Dari pendapatan sebagai konten kreator ini, saya sanggup merancang rumah,” ujar Iqbal, pada keterangannya dalam Bekasi, Kamis (26/12/2024).
Sebelum menjadi konten kreator, Iqbal bekerja sebagai pedagang ikan. Ia kemudian memutuskan untuk menjadi konten kreator TikTok pada pertengahan 2023. Keputusan ini tepat sebab dari pekerjaannya sebagai konten kreator, pendapatan Iqbal meningkat 2-3 kali lipat dengan waktu yang tersebut fleksibel. Menurut Iqbal, ada beberapa tips untuk menjadi konten kreator yang digunakan sanggup berproses dengan cepat seperti dirinya.
“Yang pertama, adalah tentukan niche atau topik konten. Jadi konten harus satu tema, jangan dicampur-campur. Kedua, konten harus autentik lalu kreatif. Selanjutnya, konsisten pada menghasilkan konten juga mempostingnya dalam akun media sosial,” tuturnya.
Keberhasilan Iqbal bukanlah tanpa tantangan. Ia sempat diserang oleh buzzer serta mendapat banyak hate comment dari pihak brand yang kecewa akibat penolakan kerja sama. “Saya belaka ingin masih jujur untuk followers saya. Integritas adalah hal yang tersebut tiada bisa saja ditukar dengan uang,” tegasnya.
Selain mendirikan kariernya, Iqbal juga berikrar membantu UMKM lokal. Melalui akun Jelajah Rambut, ia mengiklankan item skincare serta haircare buatan pada negeri.
“Produk lokal punya kualitas yang dimaksud tidak ada kalah dengan hasil impor. Saya ingin warga tahu juga menggalang produk-produk karya anak bangsa,” ucapnya.
Iqbal juga menggunakan platformnya untuk kegiatan sosial, salah satunya dengan menghadirkan pengikutnya berdonasi untuk acara penyetoran mangrove pada Pantai Muara Gembong. Langkah ini menunjukkan bahwa kesuksesan pada dunia digital dapat dimanfaatkan untuk kebaikan bersama. “Saya ingin memberikan dampak positif, tidaklah hanya sekali untuk diri sendiri tapi juga untuk lingkungan lalu masyarakat,” ujar dia.
Berkat dedikasinya, Iqbal saat ini menjadi contoh nyata bahwa siapa sekadar bisa jadi sukses melalui jalur digital. “Jangan takut mencoba, mulai dari apa yang digunakan kamu punya. Planet digital memberikan potensi besar bagi siapa belaka yang digunakan mau berusaha,” katanya.






