Brevet kemudian Penghargaan Ahmad Luthfi, Jenderal Bintang 3 Polisi yang digunakan Unggul pada pemilihan kepala daerah Jateng 2024

JAKARTA – Brevet kemudian penghargaan yang tersebut dimiliki Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi menarik untuk diketahui. Sebab, mantan Kapolri Jawa Tengah itu Bersama pasangannya, Taj Yasin Maimoen mencatatkan keunggulan signifikan berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Kepala Daerah Jateng 2024.
Berdasarkan hasil quick count lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Ahmad Luthfi-Taj Yasin mengantongi 58,31% suara, unggul berhadapan dengan rivalnya Andika Perkasa-Hendrar Prihadi 41,69%. Hasil yang tersebut mirip juga ditunjukkan quick count SMRC. Ahmad Luthfi-Taj Yasin meraih 59,16% suara, sedangkan Andika-Hendi 40,84%. Adapun lembaga survei Charta Politika mencatatkan data Ahmad Luthfi-Taj Yasin mendapatkan 58,44% juga Andika-Hendi 41,56%.
Dari hasil itu, maka kemungkinan besar pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin mengungguli Pemilihan Kepala Daerah Jateng 2024 kemudian menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2024-2029. Namun untuk resminya, masih mengawaitu pengumuman hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng pada 15 Desember mendatang.
Brevet lalu Penghargaan Ahmad Luthfi
Ahmad Luthfi merupakan purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) Polri. Ia menyandang pangkat terakhir Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) ketika ditugaskan menjadi Irjen Kementerian Perdagangan pada 14 Agustus 2024. Jabatan itu diemban cuma sebentar sampai 17 Oktober 2024 oleh sebab itu Ahmad Luthfi mencalonkan diri sebagai gubernur di dalam Pemilihan Kepala Daerah Jateng 2024.
Polisi kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 22 November 1966 itu tidak orang asing di area Jateng. Sebagian besar masa tugasnya digunakan pada Jawa Tengah. Misalnya pada 2028, Ahmad Luthfi bertugas sebagai Kapolda Batang. Dua tahun kemudian dipindah menjadi Wakil Direktur Intelkam Polda Jateng.
Pada 2011, Ahmad Luthfi ditugaskan menjadi Wakapolresta Surakarta. Saat itu, Wali Pusat Kota Surakarta atau Solo adalah Joko Widodo (Jokowi) yang digunakan di dalam kemudian berhasil menjadi Presiden RI selama dua periode. Cukup lama jabatan Wakapolresta Surakarta diemban Ahmad Luthfi. Pada 2015, ia penawaran jabatan sebagai Kapolresta Surakarta.
Ahmad Luthfi sempat ditarik sebagai Analis Kebijakan Madya Sektor Sosbud Baintelkam Polri pada 2017. Namun setahun kemudian, lulusan Sepa Milsuk Polri 1989 itu Kembali ke Jawa Tengah sebagai Wakapolda Jateng. Pada 2020, Luthfi diangkat menjadi Kapolda Jawa Tengah.
Jabatan Kapolda Jateng juga diemban cukup lama hingga 26 Juli 2024. Ahmad Luthfi kemudian ditugaskan dalam luar institusi Polri sebagai Irjen Kementerian Perdagangan pada 14 Agustus 2024. Atas jabatan itu, Luthfi naik pangkat menjadi Komjen Pol atau jenderal bintang 3 Polri. Namun jabatan Irjen Kemendag tak lama diemban akibat Ahmad Luthfi mundur lalu mencalonkan diri sebagai gubernur pada pemilihan kepala daerah Jateng.
Sebagai orang Perwira Polri, Ahmad Luthfi mempunyai sebagian brevet lalu bintang jasa penghargaan yang digunakan tersemat dalam bagian dada seragam polisinya. Berikut ini brevet lalu penghargaan yang dimaksud dimilik:
1. Brevet Penyidik Polri






