KB Bank Kantongi Pendapatan Bunga Bersih Lebih Rp900 Miliar di area 2024

JAKARTA – PT Bank KB Bukopin Tbk ( KB Bank ) terus menunjukkan komitmennya pada menguatkan fundamental keuangan lalu meningkatkan daya saing melalui perubahan yang komprehensif. KB Bank terus menunjukan perkembangan positif pada berbagai aspek perbankan.
“Transformasi KB Bank merupakan perjalanan yang digunakan penuh dengan tantangan. Namun berkat dukungan serta kepercayaan penuh dari pemegang saham, nasabah, kemudian seluruh pemangku kepentingan dan juga dedikasi dari seluruh karyawan, pada waktu ini KB Bank telah dilakukan melalui bagian tersulit dari perjalanan perubahan fundamental juga bersiap untuk meraih kinerja positif lalu perkembangan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee di siaran pers, Mulai Pekan (17/2/2025).
Seiring dengan metamorfosis yang mana menyeluruh, KB Bank berhasil memperbaiki fundamental keuangannya secara signifikan hingga akhir 2024. Sebelum transformasi, rasio kecukupan modal (CAR) cuma berada pada kisaran 12%, namun sekarang ini telah dilakukan stabil dalam level 16%, memberikan ruang gerak lebih besar besar untuk pertumbuhan.
Kualitas aset juga mengalami peningkatan, dengan rasio kredit yang mana kurang berkualitas (LAR) yang berhasil ditekan dari 65% menjadi hanya saja 23%. Dari sisi likuiditas, rasio kecukupan likuiditas (LCR) melonjak dari 90% dalam tahun 2020 ketika ini menjadi 147%, berjauhan di area berhadapan dengan standar yang tersebut ditetapkan oleh regulasi.
Lebih lanjut, kinerja keuangan KB Bank juga menunjukkan pertumbuhan yang baik. Pendapatan bunga bersih (NII) melonjak lebih besar dari dua kali lipat, mencapai dalam menghadapi Rp900 miliar pada akhir 2024 dari sebelumnya belaka sekitar Rp400 miliar pada ketika sebelum transformasi. Perbaikan ini juga berdampak pada margin bunga bersih (NIM), yang digunakan naik dari 0,6% menjadi kisaran 1,3%-1,4% berkat perbaikan kualitas aset. Lebih lanjut, proses persetujuan kredit terpusat meyakinkan manajemen risiko yang tersebut lebih lanjut baik, sehingga menguatkan kedudukan bank di menghadapi dinamika pasar.
Sebagai bagian dari transformasi, KB Bank juga melakukan modernisasi sistem perbankan inti dengan mengadopsi Next Generation Banking System (NGBS) yang digunakan berbasis teknologi teruji. Sistem baru ini menggantikan infrastruktur lama yang sebelumnya miliki keterbatasan efisiensi operasional juga perubahan layanan.
Kehadiran sistem baru ini akan memberikan berbagai kegunaan bagi nasabah, antara lain proses operasi yang digunakan lebih tinggi cepat, keamanan yang lebih tinggi tinggi, dan juga kemudahan di pengelolaan layanan perbankan. Saat ini, KB Bank berada pada tahap pengujian akhir dengan regulator lalu berusaha mencapai implementasi penuh pada awal Kuartal II 2025.
Dengan fondasi yang dimaksud sekarang tambahan solid juga adopsi teknologi yang tersebut tambahan canggih, KB Bank optimis dapat mencapai kinerja positif, termasuk mencatatkan laba bersih untuk kinerja tahun 2025. Perjalanan selama kurang lebih banyak lima tahun perubahan struktural ini mencerminkan dedikasi KB Bank di merancang perbankan yang tersebut lebih besar kuat, berkelanjutan, kemudian berorientasi pada permintaan nasabah. “KB Bank siap menghadapi tantangan lapangan usaha keuangan pada masa depan dengan pendekatan yang digunakan tambahan inovatif lalu tangguh,” tutupnya.






