Insentif Mobil Listrik Bantu Dongkrak Penjualan Tesla pada China

JAKARTA – Tesla diperkirakan akan melaporkan lonjakan delapan persen di pengiriman kendaraan listriknya pada kuartal ketiga pada hari Rabu (2/10/2024).
Menurut perkiraan Wall Street, didorong oleh perpanjangan insentif lalu rencana pembiayaan yang digunakan menguntungkan di area bursa China.
Menanggapi melambatnya pengeluaran China pada sedang lesunya perkembangan sektor ekonomi kemudian meningkatnya persaingan dari pemain domestik China seperti BYD, Tesla memperkenalkan sejumlah penawaran pada musim semi ini.
Ini mencakup penawaran asuransi, diskon untuk pilihan warna tertentu, dan juga pinjaman tanpa bunga hingga lima tahun.
Hal ini membantu produsen mobil AS. peningkatan pemasaran pada bulan Juli lalu Agustus, menurut data dari Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), setelahnya dua kuartal berturut-turut mengalami penurunan pengiriman.
Analis mengungkapkan tren ini terus berlanjut sepanjang kuartal ini lalu 12 diantaranya, yang mana disurvei oleh LSEG, memperkirakan perusahaan akan mengirimkan 469,828 kendaraan, yang mana akan menjadi kuartal terbaik ketiga, naik dari sekitar 435,000 kendaraan pada tahun sebelumnya.
“Tiongkok, yang mana menyumbang sepertiga pelanggan Tesla, merupakan pendorong peningkatan utama,” kata Scott Aceychek, chief operating officer REX Financial, yang menawarkan dana yang diperdagangkan di area bursa yang digunakan melacak kinerja saham Tesla.
Analis Deutsche Bank memperkirakan Tesla akan mengirimkan sekitar 139,000 sedan Model 3, 296,400 SUV Model Y, gabungan 13,350 sedan Model S serta SUV Model X yang tersebut lebih lanjut besar, juga sekitar 13,500 pikap Cybertruck pada kuartal ketiga.






