Menpora Dito Disebut Bikin Kemenpora Jadi Ruang Inklusif untuk Pemuda

Koordinator Korsorsium Gerbangtara Aie Natasha mengapresiasi kerja Dito Ariotedjo selama menjadi Menteri Pemuda dan juga Olahraga (Menpora). Dito disebut menyebabkan Kemenpora menjadi ruang inklusif untuk anak muda berkarya dan juga berkontribusi.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Kemenpora pada membuka kesempatan bagi pemuda dari berbagai latar belakang untuk berpartisipasi. Dengan adanya program-program yang inklusif, semakin banyak pemuda yang dimaksud dapat terlibat kemudian berkembang, seperti pemuda-pemudi di dalam Kalimantan timur” ujar Aie, di keterangannya, Hari Jumat (11/10/2024).
Menurutnya Kemenpora telah terjadi bekerja luar biasa dengan melibatkan organisasi pemuda dari berbagai sektor. Sebuah komitmen yang kuat untuk merangkul keberagaman pemuda Indonesia.
“Kemenpora telah terjadi mencoba keras untuk menjangkau berbagai kelompok pemuda di tempat seluruh Indonesia. Meskipun masih ada ruang untuk terus memperluas cakupan, upaya mereka patut diapresiasi sebab sudah ada mencakup sejumlah kelompok lalu organisasi dengan latar belakang yang tersebut berbeda,” ujarnya.
Kemenpora berhasil menciptakan ruang yang mana nyaman lalu terbuka bagi anak muda. Mereka difasilitasi oleh kemenpora untuk berkumpul, bertukar ide, serta berkolaborasi.
“Di bawah kepemimpinan Menteri Dito, saya meninjau Kemenpora menjadi lebih lanjut terbuka dan juga inklusif terhadap berbagai kalangan anak muda. Contohnya, acara kepemudaan yang dimaksud baru-baru ini diperkenalkan tiada semata-mata berfokus pada anak muda di area perkotaan, tetapi juga secara terlibat melibatkan pemuda dari tempat terpencil dan juga perbatasan,” ujarnya.
Aie menilai ada inisiatif dari Kemenpora untuk memberikan pelatihan serta pendampingan di area daerah-daerah. Sehingga, ada pembinaan untuk pemuda wilayah yang dimaksud memiliki keterbatasan.
“Pemuda yang sebelumnya kemungkinan besar kesulitan untuk mendapatkan akses, sekarang mempunyai kesempatan untuk berkembang. Kemenpora semakin mendengar dan juga menerima masukan dari berbagai elemen pemuda untuk menciptakan inisiatif yang digunakan lebih besar relevan lalu bermanfaat juga berjanji untuk memberdayakan semua kelompok pemuda tanpa terkecuali,” ujarnya.
Gerbangtara berharap agar Kemenpora terus memberikan akses terhadap disabilitas. Sehingga, tingkat partisipasi kelompok disabilitas akan semakin meningkat.
“Kemenpora bisa saja terus menguatkan inklusivitas dengan memberikan akses yang lebih lanjut besar bagi kelompok difabel, seperti menyediakan infrastruktur serta kegiatan yang digunakan lebih besar ramah difabel. Hal ini akan semakin memperkaya partisipasi merek pada konstruksi bangsa,” ujarnya.






