PSSI tunjuk putra Johan Cruyff sebagai penasihat teknik

Ibukota Indonesia – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk putra Johan Cruyff, Jordi Cruyff, sebagai penasihat teknik, yang digunakan kontraknya telah ditandatangani hari ini pukul 03.00 WIB.
"Saat ini saya baru bisa jadi mengumumkan figur yang mana nampaknya juga bisa jadi meng-upgrade sepak bola kita, technical advisor (direktur teknik) untuk timnas kita, yaitu Jordi Cruyff yang dimaksud terakhir sebagai Direktur Olahraga dalam Barcelona pada 2023," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada jumpa pers di tempat Menara Danareksa, Jakarta, Selasa.
Jabatan ini, kata Erick, berbeda dengan direktur teknik yang dimaksud selama ini dicari oleh PSSI yang mana akan disampaikan akhir Februari ini.
Erick menjelaskan salah satu tugas Jordi adalah mencari orang yang mengisi jabatan direktur teknik.
"Ya memang benar coba membantu memberi masukan secara teknis serta coba mengembangkan filosofi sepak bola kita, termasuk nanti mencari Dirtek buat kita," jelas Erick.
Jordi akan datang ke Indonesia awal Maret, bertepatan dengan kedatangan pembimbing timnas Indonesia Patrick Kluivert yang dimaksud akan mempersiapkan kelompok Garuda melawan Australia serta Bahrain pada laga putaran ketiga kualifikasi Piala Planet 2026 .
"Ini telah saya ungkapkan untuk Patrick Kluivert dan juga saya harap merek mulai berdiskusi serta mengadakan pertemuan," kata Erick.
"Dia akan datang awal Maret bersatu Patriclk untuk mulai bicara secara dengan segera dengan semua Exco, BTN, seperti apa rancangan besar dia," tutup dia.
Sebelum ini Jordi menjadi penasihat strategis (Agustus 2021-30 Juni 2022) serta direktur olahraga (1 Juli 2022-30 Juni 2023) untuk FC Barcelona pada Kejuaraan Spanyol.
Semasa menjadi pemain profesional, Jordi menguatkan Barcelona, Manchester United, Celta Vigo, Alaves, Espanyol, De Volewijckers, Metalurg, kemudian Valletta.
Mantan gelandang serang itu tampil sebanyak 366 kali sepanjang kariernya, dengan 61 gol juga 21 assist. Dia delapan kali menguatkan timnas Belanda lalu menciptakan satu gol sejak debut pada era Guus Hiddink pada usia 22 tahun dua bulan 15 hari.






