Rano Karno Hadiri HUT ke-10 Partai Perindo, Angela: Politik lalu Persahabatan Bisa Jalan Berbarengan

JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Angela Tanoesoedibjo menilai, peluncuran Wakil Gubernur Ibukota Indonesia terpilih Rano Karno di acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Partai Perindo adalah bentuk persahabatan.
Angela mengatakan peluncuran pria yang tersebut akrab disapa Bang Doel itu menjadi bukti, bahwa kebijakan pemerintah dan juga persahabatan dapat berjalan bersamaan.
Meskipun partai kebijakan pemerintah berlambang Rajawali mengembangkan sayap itu mengusung pasangan Cagub-Cawagub Ibukota Nomor Urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), namun Bang Doel tetap memperlihatkan mengunjungi acara puncak perayaan HUT Partai Perindo.
“Ini spesial sekali Bapak Ibu, kenapa saya sebutkan lagi, Bang Rano Karno Wagub terpilih Jakarta. Karena begini Bang, peluncuran Bang Rano Karno pada di tempat ini menunjukkan bahwa urusan politik kemudian persahabatan bisa jadi jalan berbarengan,” kata Angela Tanoesoedibjo di tempat JIExpo Kemayoran, Jakarta, Hari Sabtu (14/12/2024) malam.
Angela mengatakan, persaingan kebijakan pemerintah antara partai pengusung semata-mata berlangsung ketika kontestasi urusan politik berlangsung. Setelah itu, semua pihak harus kembali merangkul. “Persaingan kebijakan pemerintah itu sebentar kawan-kawan, berapa bulan semata kemungkinan besar ya, tapi persahabatan itu selamanya,” ucapnya.
Terlebih, kata Angela mengaku telah lama mengenal Rano Karno pada waktu masih menjabat sebagai Wakil Menteri Perjalanan lalu Perekonomian Kreatif (Wamen Parekraf), sama-sama Sandiaga Uno.
“Kami mengenal, saya dan juga Mas Sandi dengan Bang Rano pada Komisi X, 5 tahun kita bersama-sama kemudian suatu kehormatan dapat berada di dalam di sini bersama-sama kami Bang Rano,” katanya.
Angela berharap, hal mirip dapat dicontoh oleh para kader partai yang dikenal sebagai partai modern yang tersebut menjunjung tinggi demokrasi, peduli rakyat kecil, serta gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan rakyat, serta Indonesia maju.
“Jadi gitu kawan-kawan kader, habis ini pulang jangan ada yang mana berantem ya. Kembali berkawan, kembali merajut, dikarenakan Indonesia butuh kolaborasi,” katanya.






