Pangeran William Buktikan Tidak Lagi Membutuhkan Harry

INGGRIS – Pangeran William semakin menunjukkan bahwa dirinya tak lagi membutuhkan keterlibatan Pangeran Harry di peran-peran penting Kerajaan Inggris. Pewaris takhta ini mulai mengambil langkah strategis dengan mengandalkan anggota senior lainnya yang dimaksud memiliki latar lembaga pendidikan lalu pengalaman yang tersebut dianggap lebih lanjut pribadi dan juga sesuai permintaan monarki.
Langkah ini diambil di tempat berada dalam persimpangan besar yang dihadapi Keluarga Kerajaan, sebagaimana dijelaskan oleh pakar kerajaan Inggris, Hilary Fordwich. Meskipun tindakan di tempat tangan individu-individu pada pada kerajaan, Pangeran William mulai memberikan kesempatan untuk anggota muda potensial seperti Lady Louise Windsor serta James, Earl of Wessex, untuk mengambil peran bergerak ketimbang Pangeran Harry .
Dilansir dari Geo TV, Awal Minggu (20/1/2025), namun, Fordwich juga menekankan bahwa tindakan untuk progresif ini tidaklah mudah. Jika mereka memilih untuk menerima peran publik, para bangsawan yang disebutkan harus menyisihkan keinginan pribadi merek demi kepentingan kerajaan.
Dilaporkan oleh Scottish Daily Express, suami Kate Middleton itu ingin memberikan Lady Louise Windsor dan juga James, Earl of Wessex, kesempatan untuk berkontribusi sebagai anggota senior kerajaan.

Foto/Getty Images
Meski demikian, kedua anak Pangeran Edward disebutkan cenderung enggan mengambil peran yang dimaksud pada waktu remaja. Pasalnya, orang tua merekan mencoba melindungi merek dari sorotan umum demi masa kanak-kanak yang dimaksud normal.
“Kedua anak Edward agak enggan menjadi anggota kerajaan ketika remaja. Orang tua mereka itu mencoba keras untuk menjamin anak-anak mereka menjalani masa kanak-kanak yang tersebut normal tanpa sorotan publik, yang dimaksud berarti mereka itu tiada memiliki rekam jejak pengalaman,” kata Fordwich.
“Pangeran Edward menyatakan keinginannya agar anak-anaknya mempunyai tambahan banyak otonomi, dibandingkan dengan jalur tradisional. Namun, Pangeran William tahu bahwa monarki harus mencapai keseimbangan antara efisiensi lalu memenuhi keinginan masyarakat akan penampilan bangsawan,” lanjutnya.






