THR Kripto, Rayakan Lebaran dengan Cara Baru

JAKARTA – Hari raya Idulfitri menjadi perayaan yang dimaksud dinanti oleh umat muslim di dalam dunia tak terkecuali Indonesia. Dalam perayaan tersebut, terdapat tradisi membagikan Tunjangan Hari Raya ( THR ) untuk keluarga kemudian sanak saudara.
PT Pintu Kemana Saja (PINTU), perangkat lunak crypto all-in-one pertama di area Indonesia menghadirkan cara baru pada membagikan THR lebaran pada bentuk aset kriptolewat ciri Send atau Kirim dalam program PINTU.
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad mengungkapkan, Momen membagikan THR lebaran menjadi hal yang mana spesial ketika perayaan hari raya. Untuk itu PINTU menghadirkan cara baru mengirimkan THR di bentuk aset crypto melalui fasilitas Send atau Kirim yang digunakan ada di dalam aplikasi mobile PINTU juga bisa saja menyertakan kartu ucapan dengan tema Idulfitri, THR atau dipersonalisasi sesuai keinginan pengirim.
“Selain mengirim THR, pengguna baru PINTU dapat mendapatkan THR hingga Rp300.000 dengan mengikuti inisiatif Ultimate Trading Quest Trading Hasilin Rezeki (THR). Fitur kemudian inisiatif yang dimaksud kami hadirkan untuk memproduksi momen membagikan THR juga hari raya lebih banyak bermakna, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya berinvestasi,” jelas Iskandar Mohammad.
Berbagi THR sekarang bisa jadi pada bentuk aset crypto melalui ciri Send atau Kirim pada perangkat lunak PINTU. Seluruh pengguna program PINTU bisa saja menggunakan fasilitas ini dengan beberapa tahap.
Pertama, menerbitkan Wallet atau dompet crypto kemudian pilih aset crypto yang ingin dikirim sebagai THR, kemudian tap ciri Kirim kemudian masukan username pengguna PINTU yang dimaksud ingin dibagikan THR. Setelahnya masukan nominal THR yang dimaksud akan dibagikan kemudian sanggup memberikan Kartu Ucapan yang dimaksud pesannya dapat dipersonalisasi.
Selain itu, acara Ultimate Trading Quest membuka kesempatan pengguna baru PINTU mendapatkan THR crypto hingga Rp300.000 cukup dengan membeli aset crypto pertama di tempat program PINTU. Periode inisiatif ini dimulai dari 17 sampai 31 Maret 2025.
“Fitur Send atau Kirim ini ditujukkan khusus ke sesama pengguna aplikasi mobile PINTU kemudian biaya kirim blockchain layanan ini gratis. Ini adalah menjadi komitmen nyata kami bagi seluruh pengguna PINTU bisa saja memanfaatkan fasilitas ini untuk mengirimkan THR berbentuk aset crypto ke seluruh kerabat. THR di bentuk crypto ini bisa saja menjadi hadiah pembangunan ekonomi jangka panjang yang digunakan berpotensi bernilai lebih banyak di tempat masa depan. Kami harap ciri ini dapat menggalakkan adopsi aset crypto di tempat Indonesia dan juga meningkatkan kesadaran tentang aset crypto,” ungkap Iskandar.
Kesadaran umum publik di area Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Berdasarkan survei yang dilaksanakan oleh Consensys pada tahun 2024 untuk 1.041 responden berusia 18-65 tahun bekerja sebanding dengan YouGov mengungkapkan bahwa, 90% warga Indonesia sudah ada familiar dengan aset crypto. Namun masih dari data yang dimaksud sama, 63% responden mengaku belum memahami konsep mata uang crypto.
“Ini menjadi tantangan bersatu bagi pelaku bidang crypto pada Indonesia untuk menggalakkan adopsi sambil terus mengedukasi tentang aset crypto serta blockchain. Ke depan kami akan terus menghadirkan fasilitas inovatif serta inisiatif edukatif yang digunakan dapat menjawab berbagai tantangan yang mana ada di dalam lapangan usaha crypto di negeri,” tutup Iskandar.





