Sinopsis Original Series V+ Temen Ngekost pada RCTI, 4 Januari 2025: Perjuangan lalu Pengorbanan pada South House

Original Series V+ Temen Ngekost kembali hadir, Episode kali ini South House kedatangan Babeh Yasmin serta kakak angkatnya, Jaki, dari Ibukota Timur, menghadirkan angin segar bagi sebagian penghuni kost serta menciptakan ketegangan bagi penghuni yang tersebut lain.
Babeh Yasmin dengan segala aturan ketatnya, berniat untuk merubah suasana kost agar lebih besar disiplin kemudian tertib. Namun, inovasi yang disebutkan menciptakan para penghuni kost merasa terganggu, khususnya Yasmin yang mana saat ini harus mengorbankan impian masa depannya.
Ketika Rafi, Kai, serta Yasmin sedang berkumpul di dalam ruang berada dalam mendiskusikan tentang beasiswa, mendadak datanglah Babeh dan juga Jaki. Jaki yang tersebut merupakan sosok yang mana sangat “Jakarta Timur” lalu tukang bersin, mulai menyebabkan aturan baru yang tersebut tidak ada disukai berbagai orang, mulai dari kesulitan kebersihan hingga batasan-batasan yang mana menyebabkan penghuni kost merasa terkekang.
Yasmin yang mana telah terbiasa dengan kebebasan dalam kost harus menghadapi kenyataan bahwa ia bukan bisa jadi menentang tindakan Babeh. Bahkan, ia harus mengorbankan impiannya untuk melanjutkan studi ke Korea Selatan demi menjaga kost pasca lulus kuliah, seperti yang diminta oleh Babeh.
Tentu sekadar tindakan ini menimbulkan Yasmin merasa terjebak, lantaran di tempat satu sisi ia ingin mengejar impiannya, tetapi di tempat sisi lain ia juga ingin memenuhi harapan Babeh.
Di sedang ketegangan ini, Yasmin juga Babeh mulai membuka hati satu identik lain. Yasmin mencoba memahami ketakutan Babeh yang mana semata-mata ingin melindunginya, sementara Babeh mulai mengerti betapa pentingnya impian Yasmin. Meskipun terasa berat, Yasmin belajar untuk menerima kenyataan yang dimaksud lalu berharap sanggup menyebabkan kebahagiaan bagi Babeh serta kostan South House.
Sementara itu, Kai sedang menghadapi tantangan besar. Sudah lama ia mencoba mencari pekerjaan konten, namun kesulitan untuk mendapatkan tawaran pekerjaan.
Terlebih lagi, ia harus menghidupi dirinya sendiri juga ibunya yang dimaksud tinggal di dalam kampung. Situasi semakin sulit lantaran ia baru hanya mengirimkan sisa uangnya untuk ibunya, lalu sekarang ini ia merasa lapar dan juga terdesak untuk mencari pekerjaan demi bertahan hidup.
Meski sudah ada banyak bidang usaha yang ia lakukan, Kai tetap saja teguh pada idealismenya untuk bukan bekerja pada luar bidang konten. Namun, kondisi semakin mendesak ketika Kai mengetahui bahwa Robin Hope, manusia content creator terkenal yang digunakan dikenal suka berbagi rezeki terhadap orang yang dimaksud membutuhkan, membuka lowongan pekerjaan. Kai pun mencoba peruntungannya dengan melamar pekerjaan tersebut.
Dalam kondisi yang mana semakin sulit, Kai akhirnya harus mengalahkan idealismenya juga menerima tawaran untuk bekerja dengan Dian serta Opay. Namun, usaha kerasnya tidaklah berhenti dalam situ, akibat Kai juga mendapat kesempatan untuk menjalani interview dengan Robin Hope. Wawancara yang tersebut dihadapi Kai ternyata sangat berbeda dengan yang ia bayangkan.






