Unit Usaha Syariah Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan dari BPKH

JAKARTA – Bank Jatim meraih tiga penghargaan sekaligus dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di kompetisi Annual Meeting dan juga Awarding Mitra Penghimpunan BPKH 2024. Torehan Bank Jatim ini diraih lewat Unit Usaha Syariah (UUS).
Penghargaan yang diperoleh yaitu, pertama, sebagai BPS/BPIH Pendaftar Haji Muda Terbaik Nomor 1 (kategori BPD-UUS). Kedua, BPS/BPIH Pendaftar Haji Terbaik Nomor 2 (kategori BPD-UUS). Ketiga, rewarding umrah pencapaian terbaik semester dua (kategori BPD).
Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah menjelaskan, seluruh pencapaian itu menandakan keseriusan Bank Jatim pada melayani pendaftaran haji melalui UUS di area seluruh jaringan kantor lalu layanan syariah. “Penghargaan ini sekaligus juga menjadi dorongan semangat kami untuk senantiasa melakukan pembaharuan jasa layanan perbankan syariah terbaik untuk masyarakat,” katanya, Selasa (17/12/2024).
Umi menerangkan, UUS Bank Jatim ketika ini telah lama mempunyai beragam barang lalu layanan perbankan syariah untuk memenuhi keperluan kegiatan nasabah, khususnya pelayanan tabungan haji. “Kami sangat berharap semoga kolaborasi antara BPKH dan juga UUS Bank Jatim dapat memberikan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji serta umroh,” terangnya.
Adapun UUS Bank Jatim pada waktu ini juga berada dalam agresif menggerakkan aksi haji muda untuk generasi milenial. Melalui aksi haji muda ini, anak-anak muda dapat mempunyai perencanaan keuangan yang dimaksud matang. “Siapa pun boleh bermimpi apa saja, termasuk bermimpi naik haji di tempat usia muda. Jadi jangan takut sebab Bank Jatim akan selalu support,” terangnya.
Untuk mempermudah generasi milenial mempersiapkan diri berangkat haji, UUS Bank Jatim mempunyai item Tabungan Haji iB Amanah yang dimaksud dapat dimanfaatkan oleh kalangan anak muda. Tabungan Haji iB Amanah merupakan simpanan pada mata uang IDR yang tersebut dikelola berdasarkan prinsip syariah kemudian dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi haji (regular) dengan sistem setoran bebas atau bulanan.
Akad yang digunakan digunakan adalah Mudharabah Mutiaqah. Keunggulannya banyak. Salah satunya yaitu proses mendapatkan nomor porsi haji tambahan mudah sebab UUS Bank Jatim terkoneksi secara online dengan Siskohat (Sistem Pengetahuan Komputerisasi Haji Terpadu).
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menerangkan, pentingnya pengembangan di layanan keuangan syariah untuk mempermudah proses pendaftaran haji. Menurutnya, banyaknya jamaah antre merupakan potensi sekaligus tantangan bagi lingkungan perhajian.
“Apabila kita lihat data BPS tahun 2023, ada 17 jt dari 210 jt umat muslim Indonesia yang mana telah dilakukan memenuhi persyaratan untuk menunaikan ibadah haji. Namun baru 0,31% yang mana telah terdaftar sebagai calon jamaah haji,” katanya.
Dari sisi bisnis, ini tentu menjadi pangsa lingkungan ekonomi yang digunakan besar untuk digarap BPS BPIH. Namun dalam sisi lain, antrean haji yang mencapai 5,4 jt orang menciptakan waktu tunggu berangkat ke Tanah Suci bertambah menjadi 25-30 tahun. “Inilah yang mana perlu kita carikan solusinya, untuk membantu umat muslim Indonesia melaksanakan rukun Islam kelima melalui item kemudian layanan perbankan Syariah,” tuturnya.






