Jababeka Luncurkan Proyek Beasiswa Disabilitas Siap Kerja

JAKARTA – PT Jababeka Tbk resmi meluncurkan Rencana Beasiswa Disabilitas Siap Kerja sebagai wujud komitmen menggalang penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas. Proyek ini diresmikan segera oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada acara Advokasi Penempatan Tenaga Kerja PenyandangDisabilitas yang mana dilaksanakan oleh Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri pada Holiday Inn Cikarang Jababeka, Mulai Pekan (25/11) lalu.
“Ini adalah suatu prioritas yang tersebut penting yang harus kita perhatikan sama-sama lalu ini juga sejalan astacita Pak Presiden Prabowo, astacita ke 4, yaitu meningkatkan kekuatan konstruksi sumber daya manusia, sains, teknologi, sekolah juga penguatan perempuan, pemuda dan juga penyandang disabilitas,” ujar Menaker Yassierli, melalui siaran pers, Kamis (5/12/2024).
Sementara, Direktur Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta mengatakan, acara ini bertujuan untuk mewujudkan komitmen pemerintah di penghormatan, pemeliharaan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas teristimewa hak menghadapi pekerjaan. Melalui inisiatif tersebut, Jababeka memperkuat penuh acara pemerintah serta menunjukkan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia yang digunakan inklusif, khususnya di memberikan akses pelatihan kemudian kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
“Kami menyokong sepenuhnya arahan pemerintah untuk mengembangkan kemampuan serta kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkarya serta berkarir di tempat industri. Maka dari itu, kedepannya, kami berharap perusahaan-perusahaan dalam Kawasan Industri Jababeka akan bergabung juga berkolaborasi pada Rencana Beasiswa Disabilitas Siap Kerja ditahun-tahun mendatang,” ujar dia.
Vega menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan juga komunitas di menciptakan lingkungan kerja yang digunakan inklusif.
“Melalui inisiatif ini, kami tidaklah hanya sekali memberi kesempatan, tetapi juga memberdayakan merek untuk menjadi tenaga kerja yang kompetitif serta mandiri. Pada tahun ini, kami menginisiasi Rencana Beasiswa Pendidikan juga Sertifikasi Administrasi Bisnis Kantor Disabilitas Siap Kerja, yang mana dirancang dengan mengacu pada Sustainable Development Goals Indikator 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi) yang mana salah satu tujuannya untuk menyokong perkembangan dunia usaha yang tersebut inklusif dan juga berkelanjutan. Dengan pelatihan juga sertifikasi administrasi pusat administrasi ini, diharapkan dapat meningkatkan potensi dia untuk bergabung pada dunia kerja, khususnya di tempat kawasan Jababeka,” lanjutnya.
Sebagai salah satu perusahaan terkemuka dalam Indonesia, Jababeka ingin menjadi pelopor pada upaya inklusi sosial, khususnya di dalam sektor ketenagakerjaan. Tidak hanya sekali memberikan pelatihan, kegiatan ini juga diharapkan bisa jadi menjadi inspirasi bagi sektor usaha lainnya untuk memberikan kesempatan yang dimaksud mirip terhadap semua individu tanpa diskriminasi.
Lebih lanjut, Inisiatif Beasiswa Disabilitas Siap Kerja menawarkan pelatihan khusus yang mana dirancang untuk meningkatkan keterampilan kerja penyandang disabilitas. Dengan demikian, merek dapat lebih tinggi siap menghadapi keinginan dunia kerja yang tersebut semakin dinamis.
“Sebanyak 70 calon partisipan telah dilakukan mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan ini. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi yang ketat, akhirnya terpilih 20 partisipan yang dimaksud berhak menerima kegiatan beasiswa ini. Kami ucapkan selamat melawan terpilihnya Anda untuk mengikuti inisiatif ini. Kami percaya Anda adalah bagian dari masa depan dunia kerja yang inklusif kemudian berkeadilan,” sambung Vega.
Acara ini dihadiri oleh banyak tokoh penting dari berbagai sektor, termasuk perwakilan pemerintah, pelaku usaha, lalu komunitas penyandang disabilitas. Dengan suksesnya peluncuran ini, diharapkan lebih besar banyak perusahaan akan tergerak untuk memberikan perhatian mirip terhadap penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas. Rencana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju terciptanya habitat kerja yang digunakan lebih banyak inklusif di tempat Indonesia, sekaligus memberikan partisipasi nyata pada peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas.






