Nasional

Selidiki Dugaan Korupsi Pagar Laut Tangerang, Kejagung Surati Kades Kohod

JAKARTA – Beredar di tempat media sosial adanya surat dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mana ditujukan untuk Kepala Desa Kohod Arsin bin Asip terkait pagar laut yang dimaksud berada dalam kawasan perairan laut Daerah Tangerang. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa Kejagung melakukan penyelidikan berhadapan dengan dugaan korupsi pada balik penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) juga Sertifikat Hak Milik (SHM) pada kawasan perairan laut Kota Tangerang selama 2023 hingga 2024.

Dalam surat tertanggal 21 Januari 2025 itu, Kejagung meminta-minta bantuan permintaan dokumen terhadap Kades Kohod berbentuk buku letter C Desa Kohod yang digunakan berkaitan dengan kepemilikan tanah di tempat lokasi pemasangan pagar laut pada perairan Wilayah Tangerang.

Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar membenarkan adanya surat yang dimaksud ditujukan untuk Kades Kohod Arsin bin Asip. “Ya, surat yang mana beredar itu surat dari kita. Saya telah konfirmasi ke teman-teman di area Pidsus,” kata Harli untuk wartawan Kamis (30/1/2025).

Harli menerangkan, penyelidikan itu dilaksanakan secara proaktif di mengoleksi unsur data keterangan. “Itu yang mana saya komunikasikan bahwa kami tentu akan secara proaktif. Secara proaktif, sesuai kewenangan kami, melakukan pengumpulan material data keterangan,” ujar dia.

“Karena ini sifatnya penyelidikan, oleh sebab itu ini, kan, belum pro justicia. Nah, dalam di tempat ini perlu ada kehati-hatian kami juga di menjalankan tugas ini,” jelas dia.

Sebagai informasi, pada Akhir Pekan (26/1/2025) lalu, pagar laut yang digunakan tersisa sepanjang 14,6 km. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksma TNI I. M. Wira Hady Arsanta menuturkan total pagar laut yang mana telah dibongkar mencapai 15,5 km yang terbagi di tiga titik.

“Kini, sisa pagar laut yang mana masih tertancap di area dasar laut adalah sepanjang 14,66 KM dari 30,16 KM total keseluruhan panjang pagar laut yang membentang dalam wilayah Tangerang,” kata Wira di keterangannya yang tersebut diterima iNews Industri Media Group, Mingguan (26/1/2025).

Related Articles

Back to top button